Good Over Evil hadir dari selatan Catalunya sejak 2008 dengan satu agenda yang tegas. Jah Ivan dan Dani Roots, sebagai otak dibalik proyek ini ingin membawa Nyabinghi, UK Roots Dub, dan gravitasi Midnite ke dalam satu tubuh musik yang bisa dimainkan secara langsung, di atas panggung, untuk audiens mereka. Inspirasi yang jadi bahan bakar mereka adalah penghormatan terhadap tradisi yang menjadi pondasi penting kultur reggae; kesadaran dan spiritualitas.

Ajaran Rastafari membentuk cara mereka menulis lirik; denyut Nyabinghi muncul dalam pilihan tempo dan perkusi; garis UK Roots Dub terdengar jelas lewat cara mereka menciptakan ruang dan keheningan di antara nada. Pertemuan antara tradisi Jamaika dan Mediterania hadir sebagai fondasi komposisi orisinal yang bisa kita dengar dalam rekaman mereka.
Pertunjukan Live Dub menjadi pembeda dari set reggae konvensional. Mixing dilakukan secara langsung; efek dimanipulasi di tengah lagu; reverb dan delay masuk dan keluar mengikuti keputusan musikal yang mereka buat saat itu juga.
Sejak 2008, mereka merilis single, EP, dan LP hampir setiap tahun. Konsistensi itu membangun tubuh karya yang bisa ditelusuri perkembangannya dari satu rilis ke rilis berikutnya. Album terbaru mereka, The Fountain, dirilis 3 April 2026, empat belas trek yang memperluas apa yang sudah dibangun selama hampir dua dekade.

Bagi penikmat Roots Reggae dan Dub yang sarat refleksi, The Fountain dari Good Over Evil adalah pintu masuk yang wajar ke dalam katalog mereka. Setelah itu, perjalanan menelusuri karya mereka ke belakang atau bersiap menunggu karya berikutnya, akan sama menariknya.
Ketuk pintu mereka melalui tautan di bawah ini:
Instagram | Youtube | Facebook
(Keyko, Sam)



Show Comments