“Dub Revolution” adalah buku terbaru David Katz, penulis asal San Francisco yang menetap di London dan dikenal sebagai salah satu otoritas terkemuka dalam sejarah reggae dan dub dunia. Setelah menulis biografi Lee “Scratch” Perry dan oral history reggae lewat “Solid Foundation”, Katz kini menelusuri perkembangan eksperimen studio Jamaika sejak awal 1970-an, ketika King Tubby, Lee “Scratch” Perry, Prince Jammy, serta Scientist mengubah meja mixing menjadi instrumen kreatif. Buku ini terbit pada 2 Juli 2026 lewat White Rabbit.

Buku ini semakin diperkaya lewat kontribusi Lloyd “Bullwackie” Barnes, Dennis Bovell, Mad Professor, Adrian Sherwood, hingga Jah Shaka. Kesaksian langsung para pelaku memperlihatkan hubungan antara praktik studio tersebut dengan budaya sound system, kelahiran remix, diaspora, post-punk, hip-hop, house, dan perubahan teknik produksi modern.
Katz menempatkan evolusi praktik ini berdampingan dengan sejarah pascakolonial, intervensi Perang Dingin, konflik komunal, dan transformasi sosial. “Dub Revolution” adalah dokumentasi yang sudah lama dibutuhkan; sejarah yang selama ini bergerak di bawah permukaan, seharusnya diceritakan lewat halaman buku.
(Keyko, Sam)




Show Comments