Unit reggae asal ibukota, Andrez and the Babylion, kembali memperluas karya baru yang terasa berbeda. Single “Roots Spirit and Love” terdengar lebih reflektif dan emosional.

Tinggal di tengah hiruk-pikuk kota, rupanya menjadi trigger bagi outfit dari sudut Barat kota Jakarta ini untuk terus menyuarakan keresahan sosial dan pengalaman personal. Andrez membawa pendengarnya mengulas rasa terasing, tekanan hidup, hingga usaha untuk tetap bertahan di tengah keadaan yang tidak pernah mudah. Sebuah pondasi penting dalam tradisi musik reggae khususnya, roots reggae yang berkembang di Jamaika pada dekade 1970-an.
“Roots” dimaknai sebagai pengingat untuk kembali pada akar perjuangan dan nilai hidup, sementara “Spirit” menjadi energi untuk terus bergerak meski perlahan. Di sisi lain, “Love” hadir sebagai simbol kedamaian yang menjaga manusia tetap utuh di tengah berbagai rintangan.
Lewat “Roots Spirit and Love”, Andrez and the Babylion menegaskan bahwa musik bisa punya tempat atau jadi medium selain hiburan semata. Ia bisa menjadi medium penyembuhan dan juga menjadi alat perlawanan terhadap ketidakadilan.
(Keyko, Sam)



Show Comments