Enam Jejak Musikal Rita Marley

Ia lahir dengan nama lengkap Alfarita Constantia Anderson pada 25 Juli 1946 di Kingston. Tumbuh sebagai penyanyi dengan identitas yang sudah terbentuk sejak awal, kariernya bermula di Studio One pada awal 1960-an. Akhirnya, ia menjadi salah satu elemen penting di balik lapisan harmoni yang menjadi ciri khas Bob Marley & The Wailers. Bersama Marcia Griffiths dan Judy Mowatt, protagonis kali ini adalah sosok penting yang hadir jauh sebelum Bob Marley menjadi fenomena. Dia adalah Rita Marley.

Setelah Bob Marley wafat pada 1981, Rita mengambil alih tanggung jawab menjaga warisan keluarga lewat Tuff Gong, Bob Marley Museum, dan berbagai inisiatif budaya dan filantropi. Karya-karyanya konsisten mengangkat spiritualitas, identitas Afrika, dan nilai-nilai Rastafari, dari era ska hingga roots reggae dan seterusnya.

Kulturdotmedia merekomendasikan enam lagu berikut sebagai perjalanan kronologis memahami Rita Marley sebagai seniman:

1
1. The Soulettes, "Time For Everything"

Rita masih bernama Rita Anderson ketika lagu ini direkam di Studio One. Track ini menjadi catatan penting untuk mengenal Rita, harmoni vokal khas grup perempuan Jamaika 1960 an, bisa kita dengar di sini: 

2
Bob Marley & The Wailers feat. The I-Threes, "No Woman, No Cry" (Live, Rainbow Theatre, 1977)

Bersama Marcia Griffiths dan Judy Mowatt, Rita membangun harmoni yang menjadi tulang punggung pertunjukan Bob Marley & The Wailers. Penampilan Rainbow Theatre 1977 adalah salah satu dokumentasi terbaik dari peran itu.

3
Rita Marley, "One Draw"

Dari album "Who Feels It Knows It" (1981), ini adalah lagu solo Rita yang paling dikenal secara internasional. Roots reggae yang kuat, karakter vokal yang khas, dan identitas musikal yang solid.

4
Rita Marley, "Who Feels It Knows It"

Spiritualitas, pengalaman hidup, dan keteguhan keyakinan dalam satu lagu. Nuansa roots reggae yang hangat dan tema yang menjadi benang merah di sepanjang kariernya.

5
Rita Marley, "Harambe"

Harambee dalam bahasa Swahili berarti "bekerja bersama." Rita memilih kata itu sebagai judul, dan pesannya langsung: persatuan diaspora Afrika sebagai semangat yang menggerakkan musiknya.

6
Rita Marley, "Good Morning Jah"

Penutup yang bisa menjadi representasi dari spiritualitas, kematangan artistik yang sudah terakumulasi selama lebih dari enam dekade. Rita Marley adalah salah satu figur perempuan paling berpengaruh dalam sejarah reggae, dan lagu ini memperlihatkan alasannya.

  • Show Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

comment *

  • name *

  • email *

  • website *