Obituari Robby Wambrauw (Black Company, Asian Roots dan Abresso)

Johan Robert Wambrauw, atau yang biasa dikenal dengan nama Robby Wambrauw, keyboardist dan otak dibalik band reggae legendaris Black Company, Asian Roots dan Abresso telah berpulang di Jakarta, Senin (12/04/2021) waktu dini hari. Black Company, Asian Roots dan Abresso memang bagaikan saudara sekandung yang lahir dari rahim kreativitas Jamaican music di Indonesia. Mereka adalah pelopor skena musik ini sejak akhir tahun 1980 an hingga tahun 1990 an.

Robby, diketahui setahun belakangan ini menderita sakit hingga meninggal dalam kesendirian di rumah kostnya di Jl. Baladewa, Tanah Tinggi, Johar Baru. Almarhum langsung dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Semper, Jakarta Utara. Robby menyusul dua sahabat segrupnya, Akon Bonay (Bassist) dan Boyke Pattipelohi (Drummer) di Abresso yang telah lebih dulu berpulang.

Dommy Fenetiruma, vokalis Abresso kepada Kultur mengungkapkan bahwa mereka sangat kehilangan orang yang buat musik Papua tetap hidup. Robby adalah sosok yang juga mengilhami komposisi beberapa masterpiece reggae etnik Papua yang melegenda dalam album-album grup vokal Rio Grime seperti lagu ‘Wayai Windawe,’ ‘Yawa Uraki,’dan ‘Kawarine.’ Lagu yang disebutkan terakhir ini bahkan pernah dicover lagi oleh grup reggae tanah air ‘Marapu.’

Robby Wambrauw & Abresso band

“Om Robby begitu biasa saya menyapanya, orang yang karakternya tegas dan keras, namun dalam musik asik orangnya. Kerjasama juga mantap dan kadang buat musik itu hidup dari sentuhan yang menurut saya lain dari pemain keyboard reggae kebanyakan. Feel musiknya juga sangat indah di rekaman, beliau bisa main alat musik apa saja kecuali drum. Di Abresso om Robby adalah bagian dari nyawa group selain om Akon, mereka berdua bagaikan dua arus minus dan plus yang ketika bertemu memberi daya.”

Selain itu Seno Sugiarto, manajer sekaligus vokalis Asian Roots menambahkan kepada Kultur bahwa Robby adalah saudara bagi kehidupannya. Mereka berdua telah berkawan sejak Seno masih di SMP. Persahabatan mereka berlanjut hingga bermain musik bersama dan membentuk grup band Black Company dan kemudian Asian Roots.

“Robby, sering kami sebut dengan panggilan bapa Raja, atau Mas T. Dalam berkarya beliau banyak memberi ide-ide dalam musik reggae, dan memang harus diakui dalam kesabaran dan jiwanya sudah memang reggae. Dalam beberapa lagu di album Asian Roots, Robby banyak ide untuk blocking musiknya. Terakhir saya membuat single bersama Robby dan Hansel (guitarist) untuk aransemen lagu saya, dengan judul “Get The World” yang belum sempat ditayangkan.  Ternyata lagu ini jadi inspirasi, karena saat ini Robby telah mendapat dunia baru, “Get The World.”

(yedi)

 

  • Show Comments (0)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

comment *

  • name *

  • email *

  • website *

You May Also Like

Postman Merilis Single “Tua Rubi Kubang”

Debut Single Unit Reggae Dari Flores

Dubquake Records release two album on 9 oct 2020

Dua rilisan ulang album klasik persembahan Dubquake Records

Radit Echoman LP “Echo System”

Album sophomore dari Radit Echoman