Madame Whimpsy adalah moniker dari Hanum Masayu. Nama ini membawa dua karakter kontradiktif, “Madame,” representasi kemewahan ala bangsawan dan “Whimpsy” simbol spontanitas berpikir sekaligus sebuah identitas yang selalu punya jurus menangkis atas tekanan dari batasan dan pakem yang umum.

Perjalanan musikalnya bermula di skena reggae Pasuruan yang hangat dan kolektif, ditempa melalui keterlibatan bersama Paroots Reggae. Ia mengembangkan pendekatan dinamis dan tidak kaku, meramu reggae dengan dub dan dancehall secara organik dan penuh dengan berbagai layer. Proyek Madame Whimpsy ini adalah kepanjangan dari langkah nya yang semakin terarah. Ia membangun sendiri ruang eksplorasi yang secara perlahan ia siapkan menjadi identitasnya.
Madame Whimpsy sudah merilis dua single penuh daya. “Di Terror Plastik,” single dengan gaya jungle, mengangkat isu lingkungan pada tahun 2025. Lalu, seruan nyata yang relevan, “Saving Energy” pada Februari 2026. Apa yang dilakukan olehnya lewat sepasang debut layak dicatat sebagai sebuah sikap tegas yang semakin jarang ditemui di tanah air di tengah putaran racun permintaan pasar dan keengganan kuratorial karya yang terjebak dalam tempelan estetika lemah. Kesadaran yang dibawa Madame Whimpsy begitu halus sekaligus berani. Ia memilih resiko menanggalkan pakem lewat “judul-judul” yang terdengar enak. Dengan sadar, Madame Whimpsy menulis apa yang ia lihat!
Kalau kamu mau menyelami lautan yang sedang diselami oleh salah satu frontwoman yang menjanjikan di negeri ini, ikuti dialektika yang ia sudah dan akan jabarkan di masa datang di sini:
Instagram | Youtube
(Keyko, Sam)



Show Comments