GAUDI kembali hadir dengan komposisi istimewa dan pendekatan produksi inovatif, signature yang memantapkan posisinya di ranah dub, electronica, dan world music.

Dikerjakan nyari selama empat tahun, rilisan terbaru dari aksi dub penuh magis ini terasa layaknya sebuah masterclass dalam realm dub. Berkolaborasi bersama para “begawan” musik sekaligus legenda dub kelas dunia, Gaudi membawa ritual musik yang khusyuk sekaligus megah.
Berangkat dari DNA musikalnya, Gaudi kembali melampaui batas-batas musikal dan melahirkan lanskap suara yang menawan. Perpaduan esensi improvisational jazz dan groove dub yang solid dalam “Jazz Gone Dub,” dirilis 5 Desember lalu, menegaskan visinya sebagai seorang visioner.
Meski penuh dukungan musikal dari para legenda, “Jazz Gone Dub” tetap menjadi ruang yang menampilkan Gaudi sebagai perekat atau sebab utama dari album ini. Ia menyerap semua energi besar tersebut, mulai dari melodi yang mengakar dalam reggae dari David Hinds (Steel Pulse), groove bass ikonik Jah Wobble, lick gitar yang ajaib dari Ernest Ranglin, kejeniusan Sly & Robbie dalam meramu ritme, juga kontribusi besar dari Colin Edwin (Porcupine Tree), band asal Sardinia Train to Roots, kolaborator Manu Chao Roy Paci, gitaris veteran Marcus Upbeat, Mr Woodnote, serta tiupan brass dari Tim Hutton, saksofon dan flute menggoda dari Gavin Tate-Lovery, sentuhan perkusi Horseman, hingga bassline solid dari Vlastur membuat Gaudi tampil “penuh” dalam “Jazz Gone Dub.”
Album visioner ini telah tersedia di berbagai DSP dan juga sudah bisa dipesan untuk format fisik, CD & Vinyl lewat tautan ini.
(Sam)




Show Comments