The Regards, outfit ska asal Tangerang kembali dengan rilisan baru setelah terakhir mereka melakukannya tiga tahun lalu. Kini “orkes parlente” dengan line-up yang massive ini meluncurkan single “Euforia.” Dan seperti yang selalu mereka lakukan, tanggal rilisnya bertepatan dengan perayaan Hari Pekerja, 1 May. Sekali lagi, masih dengan diksi yang sama, track ini disiapkan sebagai sebuah simpul yang mengikat putaran-hari para pekerja. Perjuangan, kelelahan serta sesuatu yang harus tetap dilakukan, perayaan!

Dari hitungan pertama, komposisi dengan nafas ritem up-stroke ini sudah langsung membuat ruang untuk bersukacita. Departemen brass yang dijaga oleh Maulana Yusuf meniup trombon, dan Rizal Polii mengangkat trumpet kali ini mendapat infusi dari saxofonis, Wisnu Wardana. Mereka dengan cekatan membuat seruan ska yang sudah lama tidak muncul di negeri ini menjadi kian menarik. Di sela itu, permainan dari Husnay menyelinap dengan warna organ yang hangat dan staccato yang gesit, mempertebal tekstur ritmik sekaligus memberi lapisan melodik yang ringan namun efektif. Gitar ritmik dari Bagus Adi dan Gerry L Fauzi menganyam skank yang konsisten, sementara bass Odongpejjj menjaga fondasi groove tetap hangat dan solid. Tabuhan enerjik Gilang Fresandy turut memberi energi untuk terus berdansa. Produksi terasa rapi tanpa kehilangan grit, rekaman lintas ruang dari Rotes Rathaus Studio hingga Djogja Studio menyatu dalam campuran yang padat, memberi ruang pada setiap elemen untuk bernafas dalam harmoni.
Di atas fondasi musikal itu, vokal Anjar Tri Harjanto bergerak sebagai narator, berusaha patuh pada ritme. Ia memilih artikulasi yang lugas dengan tetap mendorong esensi off-beat. Kali ini, ia mendapat dukungan dari Tri Rinda (Santasantap) yang meminjamkan suara nya di beberapa bagian lagu ini. Lirik seperti “Lepaskan saja risau yang kau genggam, sambut euforia” menjadi poros emosional lagu ini, sebuah ajakan yang bersahabat dan terdengar memang datang dengan nafas empiris mereka sebagai bagian dari banyak kolektif. Kontras yang menarik antara kelelahan yang diucapkan dan energi yang dimainkan, menjadi ironi yang istimewa; “kerja berhari tak berwarna.” Dan inilah yang digugat sekaligus menciptakan solusinya, berdansa bersama lagu “Euforia!”
Track ini, tentu, jadi salah satu rekomendasi kami dibulan ini. Salah satu alasan nya adalah, The Regards tetap konsisten merayakan ska, dan kelas pekerja. Artinya, diam diam outfit ini masih tetap percaya dengan apa yang pernah dinyatakan oleh Prince Buster tentang rakyat dan ska, “Ska really portrays the voice of the people!” Happy May Day!
(Keyko, Sam)



Show Comments