Epo D’Fenomeno Ft. Omcon SB, D’Ari “Tabawa deng Waktu”

Dalam musik, sound merupakan representasi dari semangat zaman dan bahwa waktu selalu terkandung dalam ritme. Gaya musik anak-anak Papua saat ini boleh dikata adalah perpaduan antara hip-hop dan reggae. Dua genre musik ‘Black Atlantic’ yang secara historis memiliki pertalian yang kuat, kini merambah hingga ke Asia dan Pasifik. Estetika musik ‘default’ anak-anak Papua seolah tertambat pada reggae meski saat ini Hip-hop terbilang sangat dominan di sana. 

Setidaknya Kultur melihat perpaduan itu mengejawantah melalui sosok Onesias Chelvox Urbinas, atau yang lebih dikenal dengan moniker Epo D’Fenomeno. Meski sebagai Musisi dan produser musik Rap (Hip-Hop), Epo sesekali membuat lagu dengan sentuhan reggae. Salah satu yang terbaru adalah single bertajuk “Tabawa deng waktu” dalam dialek Papua yang artinya ‘terbawa dengan waktu.’ Nomor bernuansa memori romansa nan mellow ini begitu menghanyutkan dengan irama reggae yang lembut namun diimbangi dengan ketegasan karakter vokal baritone yang powerful ala ‘rude bway.’ Menurut Epo yang tidak mendiskriminasi genre musik ini, reggae merupakan salah satu aliran yang paling tepat untuk mengalirkan segala bentuk ekspresi baik sedih dan gembira. Lewat single ini, secara khusus ia ingin menjawab segala bentuk kritisisme atas dirinya secara konstruktif dan kreatif melalui sebuah karya masterpiece yang disukai banyak orang dan menjadi fenomenal seperti namanya. 

  Single yang telah tersedia di digital music store dan premiered di Youtube tanggal 19 Oktober 2023 lalu, diproduksi oleh Epo dibawah label rekaman miliknya yaitu Rum Fararur. Seolah menjadi ‘playground’ mereka, tiga talenta yang juga tampil di sini yakni Omcon (Bariton Jimmy Waramori), D’Ari (Ari Ohee) dan Gabby Nahusona merupakan bagian integral dari rumah produksi indie ini dan memiliki peran signifikan dalam proses kreatif hingga produksinya.

Selain sound, visual yang menampilkan tempat juga memainkan peran penting yang tertanam dalam ritme yang membentuk musik. Reggae memang identik dengan nuansa pulau atau ‘island vibes.’ Hal ini nampak dalam video musik garapan Ivan58 yang mengglorifikasi latar pemandangan pesisir dan deburan ombak pantai Skouw Yambe, Muara Tami, Papua yang indah dan mempesona. Anggun dan berkualitas layaknya para talent dalam karya ini. Sungguh perpaduan yang istimewa dan serasi.

(Yedi)     



  • Show Comments (0)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

comment *

  • name *

  • email *

  • website *

You May Also Like

Dub FX & Paolo Baldini Dubfiles – “Shot Dub”

Versi remix spesial dari Dub FX + Paolo Baldini

Artificial Life “Bila”

Sebuah comeback nan teurapetik