The Love of Terry Hall

Terence Edward Hall, atau lebih dikenal dengan nama Terry Hall adalah salah satu musisi yang memiliki sebuah tempat dalam jajaran pemusik yang berpengaruh dan dihormati.

Ia adalah salah satu variabel penting dari gerakan energik dan penuh ceria 2 Tone, sebuah subkultur anak muda yang membawa kesadaran sosial dan politik lewat musik ska. Bersama The Specials, ia menyuarakan kesetaraan, anti-rasisme dan menentang ketidakadilan.

Sebagai seorang penyanyi, kejeniusan nya datang dari gaya bernyanyi yang datar yang karismatik. Daya unik miliknya ini mampu menyampaikan ragam emosi dan pesan dengan intensitas dan keyakinan yang mampu mempengaruhi banyak pendengar. Dengan cerdas, ia mampu menggugah kesadaran lewat kemasan lirik yang mengundang senyum, sekaligus sebuah pesan yang emosional.

Otoritas pengaruh Terry Hall dalam musik tidak hanya pada ranah ska. Massive Attack salah satu pioneer trip hop asal Inggris menyatakan bahwa Terry dan The Specials adalah soundtrack masa muda mereka, sekaligus landasan dasar bagi Massive Attack.

Dan Terry, tidak hanya membagikan karya karya istimewa nya dalam repertoire ska. Ia banyak terlibat kolaborasi bertenaga dengan banyak musisi dunia. Untuk mengenang sang jenius kami memilih beberapa track Terry Hall diluar kejeniusan nya bersama The Specials.

(Sam)

 

1
Leila Arab & Terry Hall - Time To Blow

Leila Arab adalah seorang musisi Inggris kelahiran Pahlavi-Iran. Ia juga dikenal sebagai seorang DJ, sound engineer dan live mixer. Karir musiknya berawal saat ia menjadi musisi pendukung dan sound engineer untuk Björk.

Sejak 1990 an hingga kini, Leila telah merilis 4 album dengan nuansa cetak biru musik elektronik. Ia didaulat sebagai salah satu generasi emas musisi dan produser Inggris di era 90an.

Ia mengajak Terry Hall meminjamkan suara unik nya untuk lagu “Time To Blow” dari album Blood Looms and Blooms (2008)

 

2
Tricky, Terry Hall and Martina Topley Bird - Poems

Tricky adalah moniker dari Adrian Nicholas Matthews Thaws, seorang musisi, produser dan vokalis asal Bristol - Inggris. Ia adalah salah satu anggota awal dari Massive Attack.

Ia juga dikenal sebagai salah satu pelopor trip hop, selain memiliki gaya musik yang memadukan berbagai pengaruh budaya dan genre dalam setiap karyanya. Ia berkolaborasi dengan banyak musisi, mulai dari Grace Jones, Gravediggaz, Björk, Red Hot Chilli Peppers, PJ Harvey dan Alanis Morissette.

Pada tahun 1996, ia merilis album Nearly God. Album yang menyertakan banyak kolaborator. Salah satunya adalah Terry Hall yang menyumbangkan suara “datar” penuh pesona pada lagu emosional, “Poems.”

 

3
Sinead O'Connor & Terry Hall - All Kinds of Everything

Sosok penyanyi dari Irlandia ini sudah begitu luas dikenal. Beberapa kali mendapatkan grammy, juga dikenal atas sikap politiknya. Selain popularitasnya sebagai salah satu bintang pop dunia, Sinead O'Connor adalah satu artis yang memiliki hubungan erat dengan Jamaican sound. Salah satu album nya, Throw Down Your Arms (2005) dikerjakan langsung oleh Tuff Gong (brand milik keluarga Marley) dan diproduksi di Kingston - Jamaika. Didukung juga oleh musisi legenda seperti, Lee “Scratch” Perry, Sly & Robbie serta Uziah Thompson dan Dean Fraser.

Di tahun yang sama, ia pernah merilis kompilasi berisi lagu-lagu hasil kolaborasi nya yang berjudul “Collaborations.” Di album ini, ia menggaet Terry Hall menyanyikan lagu pop Irlandia bersamanya, "All Kinds of Everything.”

 

4
Vegas - Possessed

Vegas adalah proyek duo Dave Stewart (Eurythmics) dan Terry Hall. Mereka hanya merilis sebuah self titled debut yang berisi 10 track dan merilis 6 single dalam 3 buah B-Sides.

Setelah kegagalan dalam penjualan album ini, Terry kemudian merilis debut solonya Home pada tahun 1994.

 

5
Terry Hall & Mushtaq - Ten Eleven

“Terry Hall and Mushtaq” adalah sebuah proyek musikal Terry Hall bersama salah satu pionir musik asal Inggris, Mushtaq. Seorang musisi berpengaruh yang tergabung dalam group hip-hop–ethno-techno–world fusion, Fun-Da-Mental.

Duet ini merilis sebuah album berjudul The Hour of Two Lights. Album ini dirilis oleh label yang diakuisisi oleh musisi jenius Inggris lain nya, Damon Albarn. Selain itu, album ini juga diedarkan di Amerika oleh sebuah label bergengsi yang fokus pada musik elektronik, Astralwerks. Imprint musik ini merilis karya dari artis-artis seperti The Future Sound of London, Fatboy Slim and The Chemical Brothers.

Album The Hour of Two Lights dari “Terry Hall and Mushtaq” ini memang hanya satu sesi, namun banyak mendapat sambutan baik dari para kritikus musik. Di track "Ten Eleven" Terry dan Mushtaq mengajak rapper Oujdi dan salah satu partner musik Terry, Damon Albarn.

 

6
Terry Hall - Ballad of a Landlord

Album sophomore dari solo karir Terry Hall adalah Laugh. Album yang dirilis pada tahun 1997 ini ia kerjakan bersama musisi seperti Sean O'Hagan (The High Llamas dan Stereolab), Craig Gannon (The Smiths) selain Damon Albarn.

Dalam video lagu “Ballad of a Landlord” ini, beberapa personil band No Doubt tampil sebagai pendukung, sepertinya sebuah bentuk “balas jasa” atas kemunculan Terry pada video musik “Sunday Morning” milik No Doubt.

 

  • Show Comments (0)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

comment *

  • name *

  • email *

  • website *

You May Also Like

Henry “Junjo” Lawes

Sekilas seleksi karya dari Henry “Junjo” Lawes

Dancehall

Titik Perkenalan Salah Satu Ruang Budaya Dari Jamaica

Javabass Soundsystem

Indonesian Drum n Bass Heroes, Javabass Soundsystem